Wednesday, November 25, 2009

Pasrahku kepadaNya

Cahaya mentari pagi ini
menjilat pipi pudarku
mengejutkan aku dari lena beradu
lalu kupanjatkan syukur kepadaNya
yang menghidupkan
setelah mematikan aku
di dalam tidurku

Siang
kaulah saksiku
betapa cinta ini masih tersisa
dalam kelancangan yang mengamuk
dalam kekasaran yang menusuk

Malam
kaulah saksiku
betapa sayang ini masih terasa
dalam sakit hati yang menyala
dalam rasa gagal yang menggila

Malam dan siang
kaulah pencatat setia
suka duka perjalanan
sang pengembara

Pasrahku kepadaNya
Soleil

No comments: